Football is Thrilling Drama.. As always…

Drama (lagi)!!! Kompetisi  eropa sudah berakhir, menghadirkan banyak kejutan di tahun ini. Thriller ala film hollywood tersaji di hampir semua kompetisi top eropa. Membuat fans harus harap – harap cemas, mendoakan kemenangan tim nya, sambil sibuk mengupdate skor pertandingan rival nya. Beberapa berakhir kecewa (saya salah satunya), dan pasti ada yang gembira luar biasa.

Dare We Dream…

Di Jerman dortmund juara lagi. Munchen dengan skuad dan sejarah yang lebih baik harus mengaku kalah sekali lagi dari Dortmund yang skuadnya hampir sama dengan tahun lalu (Suatu saat Juergen Kloop harus melatih di Milan amiinn).

Dortmund

Dortmund again…

di Perancis, liga yang biasa memang biasa penuh kejutan menghadirkan Montpellier yang dinobatkan menjadi  juara mengalahkan PSG. Di Awal musim pasti tidak ada satupun pengamat yang menjagokan tim ini untuk menjadi juara, bahkan mungkin pendukungnya sendiri hehe… Mari berharap semoga tim ini tidak terdegradasi musim depan seperti yang sempat terjadi dengan juara kejutan beberapa tahun lalu.

Montpellier, the biggest surprise

Cerita di Belanda yang sedikit berbeda karena Ajax berhasil mempertahankan status juara eredivisie mengalahkan Feyenoord. Dominasi Ajax sepertinya sudah kembali, setelah sempat tenggelam beberapa musim di bawah PSV dan AZ.

Italia? Hmm tim idola saya dan keluarga AC Milan (saya memaksa keluarga untuk ikut mendukung tim ini) terpaksa selesai di urutan 2, dilewati oleh Juve yang secara mengejutkan tidak terkalahkan musim ini. Dan, sesuai prediksi, (meski agak mengagetkan prediksinya sangat tepat) Inter harus ikhlas memenuhi undangan UEFA bermain di Euro League alias UEFA Cup.

Ajax Amsterdam, Landskampioen!

Di liga ‘hanya 2 tim yang bertanding 18 lainnya turut memeriahkan saja’ Spanyol, Madrid akhirnya bisa menjadi juara, meskipun secara head to head masih belum bisa mengimbangi Barca, konsistensi lah yang menentukan hasil akhir kompetisi.

Juve, campioni d’italia

Finally Madrid

Nah, di Liga Inggris dengan klaim ‘liga paling seru dan meriah di muka bumi’ musim ini harus diakui memang lebih seru dibanding beberapa liga top eropa lainnya. Manchester City si tim ‘pemenang kuis’ ‘who wants to be a millionaire’ menjadi juara Liga Inggris musim 2011-2012, mengalahkan rival sekota nya Manchester United, dimana kepastian juara harus ditentukan sampai di pertandingan terakhir, di menit terakhir!! Saya adalah MU haters, tapi saya juga bukan pendukung City. Sebenarnya saya malah tidak terlalu peduli mereka juara atau tidak. Tapi, cara mereka juara tahun ini menurut saya cukup menarik untuk dikomentari…🙂

City adalah team yang ceritanya sangat komplit musim ini, kalau tidak bisa dibilang penuh kontroversi. Melengkapi team (yang sudah sangat lengkap) dengan membeli Kun ‘sang menantu Tuhan’ Aguero, Gael Clichy dan Samir Nasri, langsung tancap gas di awal musim dengan membantai team – team premiere League. Tottenham dilumat 5-1, Manchester United hancur  6-1, sebelumnya Aston Villa dan Blackburn yang dibantai 4 gol masing – masing. Tapi cerita hebat di Liga tidak berlanjut di Liga Champions. Kalah dramatis di grup, dilanjutkan dengan kekalahan dramatis lainnya di Europa League (kalah away goal).

Musim City juga diisi dengan cerita pemain yang mempunyai ‘fighting spirit’ luar biasa, yang sayangnya salah sasaran. Cerita tentang sesama pemain berkelahi saat latihan bukan cerita baru di City. Balotelli, pemain hebat tetapi agak terganggu jiwanya, melempar anak panah ‘dart’ ke pemain – pemain junior City yang sedang berlatih. Alasannya ? “Iseng, saya sedang bosan saja” begitu katanya. Pemain ini juga yang hobi melawan pelatih, terkena kartu merah (cukup aneh jika striker rajin di kartu merah wasit), meledakkan petasan di rumahnya hingga hangus terbakar…  Pernyataan terakhirnya dia sudah menyesali segala perbuatannya, katanya.. Kita lihat saja…

We Are City..

Fight for City

Lain lagi cerita Carlitos Tevez.. Sempat di daulat menjadi kapten, tiba – tiba mengeluarkan statement sudah bosan bermain dan ingin pensiun saja, pulang kampung. Setelahnya, beradu mulut dengan pelatih hingga tidak dimainkan, di over kontrak ke Milan (manusia kenapa jadi seperti kos-kosan saja), batal pindah dan rujuk kembali, akhirnya dimainkan lagi di akhir – akhir kompetisi.

Dengan ragam dan rupa tim seperti itu, wajar jika selisih jauh di awal musim dengan tim lain bisa di salip oleh MU, dan malah sempat meninggalkan city dengan selisih 8 poin di April 2012.

Setelah unggul 8 poin dan tinggal menyisakan beberapa pertandingan lagi, MU lah yang ganti bermasalah. Cedera pemain, inkonsistensi, membuat selisih poin terkikis. Titik baliknya adalah saat kapten Vincent Kompany mencetak satu – satunya gol ke gawang MU, membuat City kembali memimpin, meski dengan poin sama tetapi unggul selisih gol (terimakasih City kepada Dzeko, Aguero, Tevez, Balotelli). Di pertandingan terakhir, sama – sama di kota Manchester, MU sudah memastikan kemenangan 1-0 melawan Sunderland. Di Stadium of Light City masih tertinggal 1-2 dari QPR, yang artinya dengan hasil ini MU lah yang akan menjadi juara. Apa mau dikata, roda berputar, karma itu ada. Derita Munchen tahun ’99 melawan MU, tahun ini ganti menjadi derita MU. City mencetak 2 gol di injury time, mengalahkan QPR 3-2. Ferdinand dan Giggs tidak jadi mengangkat piala, Sir Alex Ferguson mengantongi lagi kertas contekan pidato juaranya, beberapa teman saya yang sudah mengupdate foto profil BBM dengan ‘MU 20’, ‘Miracle happen, MU champs 20’ dll harus buru – buru mengupdate lagi foto nya dengan ‘MU 19, form is temporary, class is permanent’ hehehe…

Champion of Premiere League

Menurut saya, dengan banyaknya kontroversi diatas, dan melihat usaha City untuk bangkit kembali di akhir musim, City sangat layak untuk di selamati. Hanya fans iri dan belum dewasa saja yang mencari-cari alasan ‘city juara karena uang’ atau ‘team manapun bisa juara dengan skuad seperti city sekarang’. Bung, dengan ramuan dan juru racik yang tidak tepat, nasib city bisa berakhir seperti Los “Madrid’ Galacticos atau Milan era 95-97. Hanya memang City harus membuktikan konsistensinya, plus menularkan mental juaranya di kompetisi eropa.

Big season for Aguero

Kita akan lihat seperti apa kompetisi musim depan. Apakah city kembali digdaya, atau liverpool yang kembali dari ‘masa lalu’ dan mulai ikut bersaing, atau MU yang akan panas kupingnya karena berisiknya si ‘noisy neighbour’ dan membeli banyak pemain bintang, dan Chelsea yang saya yakin akan sedikit panas juga dengan tambahan pesaing baru di tim City.

Moment of happiness…

Di Spanyol, menarik juga melihat apa yang akan terjadi pada Barca musim depan setelah di tinggalkan Pep Guardiola. Apakah tiki taka akan tetap tersaji di setiap pertandingan barca? Apakah ball possesion barca akan tetap 70-30 seperti musim – musim sebelumnya?? (dengan nada pembawa acara SILET). Kejutan harusnya bisa diberikan Malaga dan Bilbao yang cukup bagus performanya musim ini.

Buat saya, sebagai pendukung Milan, tim yang nirgelar musim ini, musim transfer akan jauh lebih seru, menanti gebrakan Berlusconi dan negosiasi Galliani membawa pemain – pemain hebat ke Milanello. Semoga Opa botak itu sadar dan membeli playmaker kelas dunia, bek tandem Thiago Silva pengganti Nesta, bek kiri penerus Maldini dan pemain sayap lincah seperti Serginho dulu.

Sepakbola selalu menarik untuk dibahas ya hehehehe… Tidak ada habis nya…

Akhir kata, selamat kepada anda pendukung tim yang juara musim ini.. Kita coba lagi musim depan. Saatnya menikmati Piala Eropa dan musim transfer. Dan berharap Sepakbola indonesia membaik tentunya.. Amiiinnn…

Always support the team, no matter how bad they are playing.

If the team is doing badly, cheer even louder as they need your support more.

If a player is struggling, sing his name louder and more often as he needs it.

If the opposition are the better side and perform well, appreciate it and give them the credit they are due.

(The Kop Pledge, Anfield Stadium, Liverpool)

Frederick

“Milanisti Tetap, Tetap Milanisti”

About drick

common, ordinary, nothing special...

Posted on May 23, 2012, in Footbalismo and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

halaman kecil untuk kehidupan yang lebih baik

apapun yang terpikirkan oleh manusia

Anthology 12

You know my name, look up the number... (The Beatles)

Catatan Kecil

Sebuah catatan mengenai pengalaman, pemikiran & perjalanan

Noisy Pilgrims

Incredible Photography from India

Good Humored

by Paprika Furstenburg

%d bloggers like this: