Forza Italy!!!

Yeaahh.. Akhirnya bisa melihat lagi gli azzuri tampil di final kompetisi. Setelah final Eropa 2000 yang menyesakkan (kalah golden goal vs perancis), besok malam harapan muncul lagi, karena meskipun semua manusia di planet bumi ini akan mengunggulkan spanyol, tapi fakta berbicara itali bisa mengimbangi spanyol di penyisihan, mencetak gol terlebih dahulu, dan merepotkan pertahanan spanyol…

Itali yang tidak diunggulkan (kapan itali diunggulkan? Hehe) sekali lagi membuktikan kualitasnya. Dengan pola yang 11-12 dengan yang sudah – sudah (tim yang di awal untuk menang saja susah, lolos grup sudah bagus, eh tiba – tiba ada di final)

Seharusnya tidak ada alasan untuk menganggap remeh itali. Di 2006, saat Itali memenangi Piala Dunia ke 4 nya (hanya kalah dari brasil yang sudah mengoleksi 5) bisa dibilang skuad itali adalah salah satu yang paling lengkap. Itali punya kiper terbaik di dunia, punya duet bek terbaik di dunia (Cannavaro-Nesta), deep playmaker terbaik – sampai saat ini (Pirlo), masih ada gattuso yang secara penjelajahan lapangan dan jumlah paru – paru saat itu mungkin tak ada tanding tak ada banding, plus Totti dan Del Piero (silakan anda ragukan pemain ini hehe). Di depan? Ada Luca Toni, Gilardino, dan sang oportunis terbaik di sepakbola, Filippo ‘super pippo’ Inzaghi hehehe.

Nah, di Piala eropa tahun ini? Beberapa masalah memang datang ke tim ini. Masalahnya ya tidak jauh – jauh dari pengaturan skor, yup sama dengan di tahun 2006. Domenico Criscito di coret oleh Cesare Prandelli, Buffon dan Bonucci terindikasi terlibat..  Giuseppe Rossi cedera dan harus absen, Cassano yang menjadi top skor di kualifikasi, baru saja aktif bermain kembali setelah sembuh dari stroke. Hal yang membuat pemanggilan Cassano dianggap ‘kurang tepat’ oleh banyak orang (selain pemanggilan junior Cassano dalam hal rusuh merusuh, Balotelli :D).

Super Mario…!!

Forza Italy! Tim aneh ini tampaknya memang harus ditimpa masalah untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya.. Flash back lagi ah.. Piala Dunia 1994, Italy kalah di pertandingan pertama grup, lolos hanya dengan status ‘peringkat 3 terbaik’ eehh menang dan menang terus sampai di Final, walaupun akhirnya kalah adu penalti lawan Brasil… Ini juga yang bikin nonton Italy itu lebih deg degan gimana gituu hehehe.. Apalagi kalau jurus cantenaccio sudah dikeluarkan, diserang terus menerus hanya berharap serangan balik seperti lawan Belanda di euro 2000 (Belanda tuan rumah, 2 kali penalti gagal, Itali menang! Hehe). Tapi Itali tahun ini berbeda. Mungkin karena tertekan faktor non teknis ya,  setiap pertandingan Itali selalu tampil atraktif, niat sungguh2 untuk menyerang, hehe.. Akhirnya Inggris vs Itali menjadi terlihat aneh karena ball posession 63%, untuk itali!

Spanyol pun bukan tim yang terlalu sempurna di turnamen ini. Di pertemuan pertama, hasilnya imbang dengan Di Natale mencetak gol terlebih dahulu sebelum dibalas oleh Fabregas. Setelahnya Spanyol selalu menang, dan kembali seri tanpa gol melawan Portugal. Gol di Natale juga lah satu – satunya gol yang berhasil menembus Casillas selama turnamen ini. Tapi, melihat penampilan Itali melawan Inggris dan membuat jerman yang sebelumnya selalu menang menjadi seperti tak punya darah, boleh dong malam nanti berharap tim Spanyol yang ganti diserang tidak melulu superior dengan penguasaan bola nya.

Yah, apapunlah, main bertahan, menyerang, calciopoli, monopoli, Itali selalu ada di hati, hehehehe.. (Di bawah timnas Indonesia, PSMS Medan,  AC Milan, Persipura Jayapura, Kaiserslautern.. Banyak doongg).

Semoga Buffon-Balzaretti/Abate-Barzagli-Bonucci-Chiellini-Marchisio-Pirlo-Montolivo-De Rossi – Balotelli-Cassano bermain baik malam nanti dengan Prandelli menerapkan strategi yang tepat. Sudah melihat Cannavaro mengangkat Piala Dunia, saatnya melihat Buffon mengangkat Piala Eropa…

Mr Pirlo ‘The Metronome’

Forza Italy!!

Play through the ball, play through the referee, and let the best team win…

Forza Italy..!!!

“Kami tidak pernah melawan Jerman, dan masa lalu adalah masa depan…” (Tifosi Itali, vs Jerman)

(di waktu normal) Itali pun tidak pernah kalah dari Spanyol di kompetisi resmi…

About drick

common, ordinary, nothing special...

Posted on July 2, 2012, in Footbalismo and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

halaman kecil untuk kehidupan yang lebih baik

apapun yang terpikirkan oleh manusia

Anthology 12

You know my name, look up the number... (The Beatles)

Catatan Kecil

Sebuah catatan mengenai pengalaman, pemikiran & perjalanan

Noisy Pilgrims

Incredible Photography from India

Good Humored

by Paprika Furstenburg

%d bloggers like this: