Ada yang salah

Dalam banyak momen foto dimana saya ikut terlibat, sedikit sekali momen –seingat saya– dimana saya cukup antusias untuk difoto, atau berperan sebagai objek foto. Yang paling saya ingat hanya ketika saya sedang di kedalaman laut, berfoto bersama ikan – ikan dan terumbu karang. Bukan momen yang cukup tepat untuk menjadi objek foto sebenarnya, mengingat keterbatasan gerak, nihil kemungkinan untuk komunikasi verbal, dan objek lain di sekitar yang jauh lebih berharga untuk di fotoūüôā. Selebihnya, saya tidak terlalu berharap, atau lebih tepatnya biasa – biasa saja dengan urusan foto. Hati saya malah lebih bahagia, jika saya yang mengambil peran sebagai juru foto.

Karena alasan ini lah, sebenarnya saya cukup terganggu melihat aktivitas berlebihan untuk urusan foto ini, terutama urusan foto diri sendiri, kalau bahasanya sekarang selfie. Kata kuncinya di berlebihan ya, karena dalam beberapa kesempatan saya juga melakukan hal yang sama, tapi puji Tuhan sampai saat ini saya tidak pernah melakukan sendiri, dan dengan tujuan mengupload sebagai profile pic. Minimal, berdua dengan istri, atau dengan teman baik yang sudah lama tidak bertemu. Selain itu, tidak. Tuhan, beri saya kekuatan agar tetap bisa bertahan di jalan ini…

Saking berlebihannya urusan selfie Рselfie ini, banyak cerita tentang ibu yang terpisah dengan anaknya karena ibunya asik selfie, atau dipukul oleh kekasih karena terlalu asik selfie disini . Ada yang hampir kehilangan sepeda motornya disini . Yang cukup menyedihkan, ada juga orang yang kehilangan nyawanya karena aktivitas ini.

Asyik selfie...

¬†¬†¬† Asyik selfie…

Jangan kaget jika tiba suatu masa, belasan tahun mendatang, cerita haru ibu dan anak yang kembali bertemu setelah berpisah belasan tahun, akibat si ibu terlalu asyik selfie.

Ibu, dimana ibuku?

Ibu, dimana ibuku?

Saya sendiri pernah melihat fenomena ini. Duduk di sebuah cafe, di meja sebelah saya duduk seorang ibu dan anaknya (Saya bisa pastikan karena si anak memanggilnya mama), dan duduk di depannya adalah seorang pria (Kita anggap pria ini adalah papa nya). Ada momen, si anak menarik perhatian mama nya dengan memanggil, mendorong – dorong kecil tubuh mama nya, dan sedikit merengek. Si mama tidak peduli, cuek saja, karena saat itu si mama ini sedang asik selfie. Dari satu sudut ke sudut yang lain. Atas, bawah, kanan bawah, kiri bawah, kiri atas, kanan atas. Kalau semua digabung dan ditambah tombol kotak atau bulat, sudah bisa jadi jurus mematikan di Mortal Kombat. Tidak dipedulikan oleh mamanya (dan juga papanya), si anak mulai berkeliaran. Mondar mandir, masuk kolong meja, keluar dari kolong meja yang lain, termasuk meja saya.

Ibunya mendapat likes dan love di dunia maya, anaknya mendapat tendangan dan usiran layaknya kucing di dunia nyata.

Jika hal ini belum cukup mengenaskan, lihatlah beberapa foto berikut

Air Asia QZ8501

Air Asia QZ8501

"Gaya yang gagah pak!"

“Gaya yang gagah pak!”

Hercules, Medan

Pesawat Hercules ini jatuh dekat dengan Rumah Sakit Jiwa Medan, mungkin saja mereka ini…

Mengenaskan. Hanya manusia sakit yang bisa melakukan hal ini. Di tempat yang seharusnya kita meletakkan karangan bunga dukacita, atau menundukkan kepala mendoakan yang sudah berpulang. Orang – orang ini malah memasang senyum, mungkin saja senyum terbaiknya, dengan latar musibah.

Momen seperti apa yang orang – orang ini ingin kenang? Dengan selfie di tempat musibah seperti itu? Bahwa merupakan pencapaian monumental buat dia pernah ada di tempat dimana seratusan lebih orang meninggal akibat kecelakaan? Bahwa dia bangga menjadi bagian dari peristiwa kelam dimana di tempat lain, istri, suami, anak, ayah, ibu, teman, dari korban, jika melihat foto puing – puing ini akan langsung jatuh pingsan.

Ada yang salah dengan otak mereka.

“As smart phones get smarter, humans get stupider”

IF YOU TOLERATE THIS, YOUR CHILDREN WILL BE NEXT

IF YOU TOLERATE THIS, YOUR CHILDREN WILL BE NEXT

About drick

common, ordinary, nothing special...

Posted on July 2, 2015, in Opinion and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

halaman kecil untuk kehidupan yang lebih baik

apapun yang terpikirkan oleh manusia

Anthology 12

You know my name, look up the number... (The Beatles)

Catatan Kecil

Sebuah catatan mengenai pengalaman, pemikiran & perjalanan

Noisy Pilgrims

Incredible Photography from India

Good Humored

by Paprika Furstenburg

%d bloggers like this: