Category Archives: Lihat – Lihat

Tele, The Astonishing Hills

Ada banyak tempat keren di Indonesia. Tiap daerah, mungkin punya tempat luar biasa. Bukan mungkin sih, tiap daerah pasti punya. Banyak yang mendapat bintang 5 di situs perjalanan wisata, tidak sedikit juga yang namanya saja hampir tidak dikenal.

Salah satu yang masih belum mendapat exposure yang layak itu adalah Tele, di Pangururan, perbatasan Pulau Samosir.

18 Tahun hidup di Medan, dari usia anak kecil bisa berjalan, sampai umur 18 tahunan, hampir selalu rutin berwisata ke Danau Toba, tapi belum pernah 1 kali pun saya mendengar cerita keindahan tempat bernama Tele ini. Cerita tentang danau Toba selalu berkisar di Danau Toba, Parapat, dan Pulau Samosir. Itu saja, belum ada ada cerita seperti apa Tele. Padahal tempatnya masih di sekitaran Pulau Samosir dan merupakan akses keluar dari Pulau Samosir menuju ke daratan Sumatra.

Read the rest of this entry

Advertisements

Taka Bonerate : The long and stormy (yet wonderful) trip

Kenapa akses ke hampir semua tempat indah di Indonesia itu susah? Jawabannya mungkin : Karena jalan ke surga memang pasti susah…

Raja Ampat, Wakatobi, Ambon, dan banyak lagi.. Susah secara kondisi alam dan juga akses.

“The traveler sees what he sees. The tourist sees what he has come to see.”
― G.K. Chesterton

 

Libur lebaran lalu, saya dan istri sebenarnya sudah menyiapkan plan untuk pulang ke Medan, travelling seputaran Sumatra Utara. Tapi karena cuti tidak di approve (karena alasan tidak ikut merayakan lebaran hehe) maka rencana berubah dan waktunya juga sangat mepet karena Travel Notification cuti di reject hanya beberapa hari sebelum libur lebaran.

Karena istri saat ini berdomisili di Makassar, maka pilihan pertama untuk menghabiskan libur lebaran adalah di Makassar dan sekitarnya.. Sebagai traveler sejati (hayaah hayaahh..) Mal, Losari, Trans Studio tidak kita masukkan ke dalam daftar tujuan. Kita memilih yang lebih menantang dari itu hehehe… setelah diskusi, juga konsultasi dengan Google, kita memutuskan untuk pergi ke Toraja (utara Makassar) dan setelahnya langsung putar haluan ke selatan, tepatnya ke Taka Bonerate

Tulisan ini akan bercerita tentang Taka Bonerate. Taman Nasional luar biasa di Selatan Sulawesi

Read the rest of this entry

24 jam di Toraja

Teman, selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga pintu maaf dibuka untuk semua kesalahan, dan berkah semakin berlimpah untuk kita semua, amiiinn…

Teman, kemana anda menghabiskan libur lebaran? Mudik ke kampung halaman? Atau mungkin ke Bali karena ditinggal pembantu yang mudik jadi ikut liburan juga, atau malah ke luar negeri?

Saya dan isteri sedikit berbeda. Kami memilih mengunjungi wisata kematian hehehe…. sedikit lebay, tapi benar. Kami pergi ke Toraja, yang kita tahu terkenal dengan wisata kuburan dan hal – hal menarik seputar kematian..

Toraja terletak di Sulawesi Selatan, sekitar 320km dari kota Makassar. Banyak bus dengan tujuan Rantepao (Toraja Utara) dari Makassar, dengan waktu tempuh sekitar 7 – 8 jam perjalanan. Untuk urusan transportasi, akomodasi atau informasi lainnya tidak terlalu sulit dicari, keyword wisata toraja di google akan memberikan banyak sekali informasi yang kita butuhkan. Untuk akomodasi coba cari di tripadvisor. Saya memesan hotel lewat website tersebut dengan harga cukup bersahabat, dan hotelnya juga cukup baik. Oya nama hotelnya adalah pison hotel, dekat dengan pusat kota Rantepao.

Peta Toraja

Peta Toraja

Read the rest of this entry

Pergi, ke wakatobi… (catatan bagian 2)

Krik krik.. krik krik…

Ke Wakatobi Desember 2012, blog update nya Juli 2013. Waktu berlalu begitu cepat, pemirsa… (Ente aja yang males update dul!)

Oke dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada pembaca setia yang sudah menunggu – nunggu catatan bagian ke 2 perjalanan ke wakatobi ini, saya mohon maaf yang sebesar – besarnya, dikarenakan satu – satu nya hal (ya, hanya satu, tidak ada ‘dan lain hal’, yaitu hal males update blog) kenikmatan anda membaca menjadi terganggu. Setelah postingan ini saya berjanji akan lebih rutin lagi mengupdate setiap cerita yang saya punya. (Ngomong ke cermin, pembaca blog ya hanya diri sendiri)

Oke untuk mempersingkat waktu, mari meneruskan cerita yang tertunda selama kurang lebih 6 bulan ini.

Tomia, hari ke 2..!

Kami semua bangun lebih cepat dari biasanya hari itu, pukul 5 pagi. Kenapa? Tentu bukan karena alarm peringatan tsunami, tetapi karena malam sebelumnya kami sudah membuat janji dengan Dr. Yudi untuk berburu sunrise di spot – spot bagus di seputaran pulau Tomia. Ini penawaran khusus dari si Dokter, mungkin karena kami cukup berkesan di perkenalan pertama sehingga dia memberikan extra service hehehe…

Sunrise Tomia

Sunrise Tomia

Read the rest of this entry

Pergi, ke wakatobi… (catatan bagian 1)

Tahun 2012 buat saya adalah tahun yang spesial, ada banyak kenangan manis yang mengisi di tahun yang juga merupakan angka favorit saya (no 12, no punggung favorit kalau main bola hehe). Pertemanan, pekerjaan, financial (bebas utang selama 1 tahun penuh merupakan prestasi pribadi buat saya), asmara (hehehey). Kalau sudah diisi dengan hal – hal yang menyenangkan, tentu tidak salah jika ditutup dengan hal yang menyenangkan juga. Desember tahun lalu ditutup dengan Sabang dan Raja Ampat.

Desember tahun ini…? Mari bersenang – senang di Tomia.. ‘TO’ di WaKaToBi 😀

Tomia adalah pulau dengan nomor urut 3 di Wakatobi, setelah Wangi Wangi dan Kaledupa. Tampak dari belakang banyak yang mengacungkan jari ke atas ingin bertanya, oke saya tahu pertanyaannya. Wakatobi itu apa? Siapa? Wakatobi sendiri adalah kabupaten kepulauan di propinsi Sulawesi Tenggara, berdekatan dengan pulau Buton (penghasil aspal berdasarkan buku pintar). Memang perlu resolusi peta yang lumayan tinggi untuk bisa zoom in karena kepulauan ini hanyalah sekumpulan titik di peta, seperti remah remah roti di meja makan besar…

Image

Read the rest of this entry

Pulau hari, first dive in Kendari

Yuhuu…

Kembali lagi dengan saya disini, masih dengan tulisan amatir tempat- tempat keren di Indonesia.

Pergi meninggalkan Papua, saya sekarang ada di Kendari, Sulawesi Tenggara (Kaki Kanan nya Celebes hehe). Ada di Sulawesi Tenggara artinya selangkah lebih dekat ke Wakatobi… Ya, kalau bingung silakan di googling dengan keyword peta sulawesi tenggara :).

Jika di Papua, sebelum ke Raja Ampat saya pemanasan dulu di Jayapura dan Biak, maka sebelum ke Wakatobi kita perlu pemanasan dulu juga hehe. Nah tempat pemanasan yang biasa disini adalah di Pulau Hari dan sekitarnya. Beberapa dive operator dan Dive Club di Kendari menjadikan pulau ini sebagai salah satu spot dive ‘default’. Selain view nya yang lumayan bagus, pantai di Pulau ini juga indah. Pasir putih dan warna airnya bagus. Jadi tidak hanya untuk menyelam, tapi juga cocok untuk tempat bersantai karena hanya 1/2 jam dari pelabuhan Kendari menggunakan speed boat.

Pulau Hari

Read the rest of this entry

Onomi Fokha, Jayapura…!!

Jayapura, (probably) the most beautiful city in Indonesia.. Itu menurut saya. Kalaupun bukan kota terindah, pasti adalah salah 1 kota terindah… Dari hampir seluruh kota yang sudah pernah saya datangi, dan atau saya singgahi, tidak ada (atau belum ada) yang menandingi indahnya Jayapura. Di kota mana anda bisa menyaksikan pemandangan bukit sabana, samudera, danau, dan pantai di 1 tempat, alias 1 paket? Jayapura juga termasuk salah satu dari beberapa kota di papua yang merupakan bagian dari perang dunia ke 2. Jenderal MacArthur (Jend Sudirman nya Amerika) datang dengan armada lautnya di kota ini, ikut menamai beberapa tempat, dan membuat markas besar militer di salah satu bukit di Sentani (sekarang dinamai MacArthur Hill). Ask google for details…

Oke, karena no picture=hoax, mari langsung kita bahas beberapa ‘point of interest’ Jayapura

Read the rest of this entry

Surga di Bumi itu Raja Ampat…

Koran kompas, sekitar tahun 2006. Sembari melihat lowongan kerja, maklum fresh graduate semangat tinggi (baca : working capital rendah, tidak ada waktu istirahat, karena uang bulanan sudah tidak akan dikirim), mata tertuju pada ½ halaman lebih artikel tentang Raja Ampat. Disitu tertulis ‘surga kecil di bumi’. Wow, setelah membaca dan melihat gambar nya, hati langsung komat – kamit memohon kepada yang Kuasa, agar diberikan kesempatan untuk bisa kesana…

Misool, Salawati, Batanta, Waigeo

Memohon kepada Tuhan pun mungkin memang harus spesifik ya, mempermudah Tuhan memenuhinya. Selain itu, mengutip kata – kata bijak yang saya ciptakan sendiri : “Tuhan akan memberikan kepada kita ketika kita sudah siap menerima”, ada dan ditugaskan di Papua tidak serta merta membuat saya bisa seenaknya ke Raja Ampat. Saya mengambil sertifikasi diving di Jayapura, beberapa kali dive, punya kelompok pertemanan yang erat yang kebetulan punya impian yang sama, dan punya bos yang kebetulan juga suka akan tantangan bawah laut dan tertarik akan Raja Ampat.

Akhir 2011, 5 tahun kemudian, saya sudah ada di Raja Ampat…  Awal maret 2012, saya kembali lagi, ke Raja Ampat…

Welcome to Raja Ampat

Read the rest of this entry

Dari Merauke sampai ke SABANG… berjejer pulau – pulau (indah)

“All travel has its advantages. If the passenger visits better countries, he may learn to improve his own.

And if fortune carries him to worse, he may learn to enjoy it”

(Samuel Johnson)

Artinya kira – kira hobi travelling itu bagus… Kalau objek yang kita kunjungi bagus, kita belajar untuk ikut bagus, kalau jelek, kita akan belajar untuk tetap menikmatinya…

Kalau travelling ke Sabang…?

Mengikuti omongan bijaknya Jawaharial Nehru : “We live in a wonderful world that is full of beauty, charm and adventure. There is no end to the adventures we can have if only we seek them with our eyes open.”

Dunia ini indah, Tuhan sudah sediakan, buka mata, sempatkan waktu berkeliling melihat sekitar… Mari sempatkan waktu sejenak ke Sabang, Pulau Weh. Pulau indah di ujung barat Indonesia…

Read the rest of this entry

Ayoo ke Biak!!!

Another Papua trip story… Berhubung saya memang sedang dalam penempatan disini, jadi kesempatan untuk explore banyak hal menarik mengenai Papua… Karena selain OPM, Freeport, dan trio  TOP (Titus bonay – Okto – Patrich wanggai) yang menggila di Sea Games kemarin (+ Boas Sollosa tentunya, idola saya hehe), banyak sekali hal menarik disini yang bisa diceritakan…

Biak adalah salah satunya…

Oya, sebelum mulai membaca, tulisan dan foto di postingan kali ini saya sadur dari beberapa tulisan yang sudah ada, bukan maksud mencontek tapi tulisan ini cukup bisa menggambarkan mengenai Biak. Dan ya, kalau sepintas membaca beberapa kalimat yang kurang penting, anda benar, itu asli tulisan saya… Jelas donk kenapa lebih banyak yg disadur… :I terlalu panjang prolognya, ya sudah.. Ayo ke Biak!!! 🙂

Read the rest of this entry

halaman kecil untuk kehidupan yang lebih baik

apapun yang terpikirkan oleh manusia

Anthology 12

You know my name, look up the number... (The Beatles)

Catatan Kecil

Sebuah catatan mengenai pengalaman, pemikiran & perjalanan

Noisy Pilgrims

Incredible Photography from India

Good Humored

by Paprika Furstenburg