Blog Archives

Mari ke Jayapura…

Seperti kebanyakan orang, saya sangat senang menikmati keindahan alam, belajar dan berbaur dengan budaya yang unik dan baru. Maka saya merasa beruntung ketika mendapat kesempatan dari kantor untuk berdinas di Jayapura, Papua selama hampir 1,5 tahun. Bekerja di Jayapura, berkantor di Makassar. Jadi setiap bulan, terkadang 2 kali dalam sebulan, melakukan perjalanan udara Jayapura – Makassar. Jayapura adalah kota yang indah, mungkin salah 1 yang paling indah di Indonesia. Tulisan tentang  jayapura pernah saya post sebelumnya disini

“Apabila kau ragu untuk menjelajahi negrimu  Perjalanan pesawat tak makan waktumu, kecuali Papua hanya setidurmu”

Begitu kata Pandji di lagunya, Lagu Melayu Yup, waktu tempuh dari Makassar ke Jayapura adalah 4 jam, dan sekitar 6 jam dari Jakarta. Lama? Ya. Itulah kenapa saya akan bercerita mengenai pengalaman naik pesawat, dan yang lebih penting seberapa pantas perjalanan ini ditempuh. Karena kalau perjalanan hanya 1 jam via darat pasti ceritanya tentang naik bis travel hehe..

Jadwal penerbangan waktu itu hanya ada 2 kali, jam 1.15 dini hari dan jam 9 pagi, Jadwal favorit adalah pergi di malam hari , tiba pukul 7 pagi di Bandara Sentani. Kenapa? Pertama, karena saya lebih suka bergadang untuk menunggu daripada bangun pagi pergi ke bandara hehe. Kedua, Karena jika kita naik garuda, tidur di dalam pesawat adalah aktifitas yang cukup nyaman untuk dilakukan. Ukuran kursi yang sesuai dengan ukuran pinggul dan panjang kaki saya, ada inflight entertainment untuk menemani menyambut kantuk (jika menonton just for laugh kemungkinan besar malah menjadi segar kembali), dan favorit saya adalah disediakan selimut sebagai penghangat tidur hehe.

Flight to Jayapura

Flight to Jayapura

Read the rest of this entry

Surga di Bumi itu Raja Ampat…

Koran kompas, sekitar tahun 2006. Sembari melihat lowongan kerja, maklum fresh graduate semangat tinggi (baca : working capital rendah, tidak ada waktu istirahat, karena uang bulanan sudah tidak akan dikirim), mata tertuju pada ½ halaman lebih artikel tentang Raja Ampat. Disitu tertulis ‘surga kecil di bumi’. Wow, setelah membaca dan melihat gambar nya, hati langsung komat – kamit memohon kepada yang Kuasa, agar diberikan kesempatan untuk bisa kesana…

Misool, Salawati, Batanta, Waigeo

Memohon kepada Tuhan pun mungkin memang harus spesifik ya, mempermudah Tuhan memenuhinya. Selain itu, mengutip kata – kata bijak yang saya ciptakan sendiri : “Tuhan akan memberikan kepada kita ketika kita sudah siap menerima”, ada dan ditugaskan di Papua tidak serta merta membuat saya bisa seenaknya ke Raja Ampat. Saya mengambil sertifikasi diving di Jayapura, beberapa kali dive, punya kelompok pertemanan yang erat yang kebetulan punya impian yang sama, dan punya bos yang kebetulan juga suka akan tantangan bawah laut dan tertarik akan Raja Ampat.

Akhir 2011, 5 tahun kemudian, saya sudah ada di Raja Ampat…  Awal maret 2012, saya kembali lagi, ke Raja Ampat…

Welcome to Raja Ampat

Read the rest of this entry

Ayoo ke Biak!!!

Another Papua trip story… Berhubung saya memang sedang dalam penempatan disini, jadi kesempatan untuk explore banyak hal menarik mengenai Papua… Karena selain OPM, Freeport, dan trio  TOP (Titus bonay – Okto – Patrich wanggai) yang menggila di Sea Games kemarin (+ Boas Sollosa tentunya, idola saya hehe), banyak sekali hal menarik disini yang bisa diceritakan…

Biak adalah salah satunya…

Oya, sebelum mulai membaca, tulisan dan foto di postingan kali ini saya sadur dari beberapa tulisan yang sudah ada, bukan maksud mencontek tapi tulisan ini cukup bisa menggambarkan mengenai Biak. Dan ya, kalau sepintas membaca beberapa kalimat yang kurang penting, anda benar, itu asli tulisan saya… Jelas donk kenapa lebih banyak yg disadur… :I terlalu panjang prolognya, ya sudah.. Ayo ke Biak!!! 🙂

Read the rest of this entry

Tablasupa, Harland Beach, Jayapura…

Baru sempat isi blog lagi, maklum sibuk, hehee..

Trip pertama ke pantai ini bareng teman2 sesama pendatang di Jayapura… Kurang lebih 1,5 jam perjalanan darat ditambah 15 menit naik speed boat untuk sampai di tempat ini…

mariii...

Well, the sand and the beach was nice, beautiful… Ada danau kecil juga disana, persis di pinggir hutan. Jadi selesai dari air laut yang asin, langsung nyebur lagi di danau air tawar, good! 😀

Disini juga oke buat snorkelingan, karena airnya masih bersih jadi ikan & karang masih jelas terlihat dari atas. Dari sini juga awalnya saya bertekad buat belajar nyelam, setelah melihat pemandangan bawah laut yang oke, jadi ketagihan hehehe…

Tidak perlu terlalu banyak deskripsi, just enjoy the pics! 🙂 Next i will post the underwater scenery, menawan! 😀

Buat semua yang merayakan, Selamat hari raya Idul Fitri ya… Semoga di hari yang indah ini pintu maaf dibuka untuk semua kesalahan, dan berkat semakin melimpah untuk kita semua… Mohon maaf lahir dan batin, happy holiday 🙂
 

We are happy family... 🙂

Read the rest of this entry

Wamena, another awesome trip…

“Bahwa sesungguhnya kamu baru dinyatakan sah pernah ke papua, ketika kamu sudah menginjak tanah wamena, lembah baliem” – anonim (kompetitornya 234 & ouval research bandung)

Omongan seperti itu sering dikeluarkan oleh orang2 yang tinggal disini, terutama kepada pendatang atau orang yang tujuannya hanya berwisata.. kalau ke papua, belum lengkap kalau belum ke wamena… (Sama ke Raja Ampat pastinya)

Hmm…

Trip to Wamena

Read the rest of this entry

halaman kecil untuk kehidupan yang lebih baik

apapun yang terpikirkan oleh manusia

Anthology 12

You know my name, look up the number... (The Beatles)

Catatan Kecil

Sebuah catatan mengenai pengalaman, pemikiran & perjalanan

Noisy Pilgrims

Incredible Photography from India

Good Humored

by Paprika Furstenburg